Tuesday, 7 June 2016

Gaya Hidup Sehat Bebas Dari Racun

Sama halnya dengan manusia yang sulit luput dari kesalahan, tubuh manusia pun sulit menghindar dari racun yang masuk ke dalam tubuh.

Semakin banyak racun menggerogoti tubuh, semakin pendek jatah hidup kita. Sekalipun tidak melakukan kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan seperti merokok atau mengkonsumsi alkohol, tubuh kita tetap saja terpapar racun dari lingkungan sekitar. Bayangkan, udara yang kita hirup telah tercemar polusi, air yang kita minum menngandung banyak klorin, pakaian yang kita kenakan terbuat dari bahan sintetis dan mengandung zat kimia, pelembab dan sampo yang kita pakai seluruhnya mengandung bahan kimia.

Tubuh kita memang mampu mengeluarkan sendiri berbagai racun dari dalam tubuh secara alamiah melalui tinja, keringat dan urin. Namun, bahan kimia seperti yang telah disebutkan tadi sulit dibersihkan secara alami oleh organ tubuh kita sendiri. Racun yang terkumpul di dalam tubuh akan merusak sel-sel tubuh kita secara bertahap dan menurunkan kekebalan tubuh. Sehingga kita jadi lebih mudah terserang penyakit.

Setidaknya setahun sekali, manusia perlu melakukan detoksifikasi. Detoksifikasi adalah suatu proses menetralkan racun di dalam tubuh. Proses ini akan meremajakan kembali sistem kerja organ tubuh dengan membersihkan racun yang masuk dan menempel dalam tubuh tanpa kita sadari.

Walaupun proses ini sering dihubungkan dengan program penurunan berat badan, bukan hanya orang gemuk yang perlu melakukan detoksifikasi racun dalam tubuh. Siapapun dengan berat badan normal atau cenderung kurus sekalipun perlu melakukannya agar racun yang telah masuk kedalam tubuh tidak menumpuk menjadi penyakit berbahaya.

Bagaimana caranya melakukan detoksifikasi agar tubuh kita terbebas dari racun? Detoksifikasi dapat dilakukan beragam cara. Yang paling mudah adalah dengan berpuasa atau mengurangi jumlah asupan makanan. Dengan cara ini, energi yang seharusnya dipakai tubuh untuk mengolah makanan akan dialokasikan untuk membuang racun dari dalam tubuh. Berpuasa juga memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat sejenak dan mempercepat pertumbuhan sel baru. Cara lain adalah dengan terapi jus. Sebelumnya terapi detoksifikasi dengan hanya mengonsumsi berbagai jenis jus ini sebaiknya dikonsultasikan dahulu pada dokter atau konsultan medis.

Terapi detoksifikasi dengan hanya mengonsumsi jus buah dan sayur sangat baik karena buah-buahan mengandung banyak air. Siapapun yang melakukannya tidak akan mengalami dehidrasi. Buatlah jus tanpa air dan diminum setiap dua jam. Diantara waktu minum jus itu, konsumsilah air putih sebanyak mungkin untuk memperlancar pembuangan. Asupan air yang banyak juga akan memperlancar proses pembuangan racun dan kotoran dalam tubuh. Buah-buahan juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi.

Setelah tubuh terbebas dari racun, jangan lupa untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh kita dengan benar. Nah sekarang waktunya anda memperbaharui asupan nutrisi dalam tubuh dengan makanan kesehatan berbahan dasar alami. Terapi detoksifikasi yang telah dilakukan memungkinkan sistem pencernaan tubuh kita menjadi bersih dan senantiasa mudah menyerap segala nutrisi yang masuk. Beberapa produk dari High Desert merupakan perpaduan sempurna yang diberikan alam untuk menunjang kesehatan manusia. (HD)

No comments:

Post a Comment