Sama halnya dengan manusia yang sulit luput dari kesalahan, tubuh
manusia pun sulit menghindar dari racun yang masuk ke dalam tubuh.
Semakin banyak racun menggerogoti tubuh, semakin pendek jatah hidup
kita. Sekalipun tidak melakukan kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan
seperti merokok atau mengkonsumsi alkohol, tubuh kita tetap saja
terpapar racun dari lingkungan sekitar. Bayangkan, udara yang kita hirup
telah tercemar polusi, air yang kita minum menngandung banyak klorin,
pakaian yang kita kenakan terbuat dari bahan sintetis dan mengandung zat
kimia, pelembab dan sampo yang kita pakai seluruhnya mengandung bahan
kimia.
Tubuh kita memang mampu mengeluarkan sendiri berbagai racun dari dalam
tubuh secara alamiah melalui tinja, keringat dan urin. Namun, bahan
kimia seperti yang telah disebutkan tadi sulit dibersihkan secara alami
oleh organ tubuh kita sendiri. Racun yang terkumpul di dalam tubuh akan
merusak sel-sel tubuh kita secara bertahap dan menurunkan kekebalan
tubuh. Sehingga kita jadi lebih mudah terserang penyakit.
Setidaknya setahun sekali, manusia perlu melakukan detoksifikasi.
Detoksifikasi adalah suatu proses menetralkan racun di dalam tubuh.
Proses ini akan meremajakan kembali sistem kerja organ tubuh dengan
membersihkan racun yang masuk dan menempel dalam tubuh tanpa kita
sadari.
Walaupun proses ini sering dihubungkan dengan program penurunan berat
badan, bukan hanya orang gemuk yang perlu melakukan detoksifikasi racun
dalam tubuh. Siapapun dengan berat badan normal atau cenderung kurus
sekalipun perlu melakukannya agar racun yang telah masuk kedalam tubuh
tidak menumpuk menjadi penyakit berbahaya.
Bagaimana caranya melakukan detoksifikasi agar tubuh kita terbebas dari
racun? Detoksifikasi dapat dilakukan beragam cara. Yang paling mudah
adalah dengan berpuasa atau mengurangi jumlah asupan makanan. Dengan
cara ini, energi yang seharusnya dipakai tubuh untuk mengolah makanan
akan dialokasikan untuk membuang racun dari dalam tubuh. Berpuasa juga
memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat sejenak
dan mempercepat pertumbuhan sel baru. Cara lain adalah dengan terapi
jus. Sebelumnya terapi detoksifikasi dengan hanya mengonsumsi berbagai
jenis jus ini sebaiknya dikonsultasikan dahulu pada dokter atau
konsultan medis.
Terapi detoksifikasi dengan hanya mengonsumsi jus buah dan sayur sangat
baik karena buah-buahan mengandung banyak air. Siapapun yang
melakukannya tidak akan mengalami dehidrasi. Buatlah jus tanpa air dan
diminum setiap dua jam. Diantara waktu minum jus itu, konsumsilah air
putih sebanyak mungkin untuk memperlancar pembuangan. Asupan air yang
banyak juga akan memperlancar proses pembuangan racun dan kotoran dalam
tubuh. Buah-buahan juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang
tinggi.
Setelah tubuh terbebas dari racun, jangan lupa untuk melengkapi
kebutuhan nutrisi tubuh kita dengan benar. Nah sekarang waktunya anda
memperbaharui asupan nutrisi dalam tubuh dengan makanan kesehatan
berbahan dasar alami. Terapi detoksifikasi yang telah dilakukan
memungkinkan sistem pencernaan tubuh kita menjadi bersih dan senantiasa
mudah menyerap segala nutrisi yang masuk. Beberapa produk dari High
Desert merupakan perpaduan sempurna yang diberikan alam untuk menunjang
kesehatan manusia. (HD)
No comments:
Post a Comment