Saturday, 27 July 2019

ALGORITMA KOMPUTASI KUANTUM

Algoritma Grover

Judul Jurnal : 

Optimasi Komputasi menggunakan Algoritma Quantum Grover dan Keunggulannya
dalam Pemecahan Permasalahan Pencarian

LATAR BELAKANG
Komputer merupakan alat bantu yang dipakai unutk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Menurut KBBI, komputer berarti [n] alat elektronik otomatis yang dapat menghitung atau mengolah data secara cermat menurut yg diinstruksikan, dan memberikan hasil pengolahan, serta dapat menjalankan sistem multimedia (film, musik, televisi, faksimile, dsb), biasanya terdiri atas unit pemasukan, unit pengeluaran, unit penyimpanan, serta unit pengontrolan. Kata komputer semula dipergunakan untuk memggambarkan seseorang yangpekerjanannya melaukan perhitugnan aritkmatika, namun di kemudian hari arti kata ini bergeser menjadi suatu nama mesin tersendiri. Penggunaannya komputer kini sudah semakin meluas dan telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia. Komputer digunakan untuk mencari nilai data pada database suatu perguruan tinggi, juga digunakan untuk memprediksi keadaan cuaca yang akan datang. Semua permasalahan ini hadir dengan data terkait yang harus di olah dan dijadikan suatu output yang dapat dipahami maknanya. Kini permasalahannya adalah data yang terkumpul demikian banyak. Data yang banyak tersebut harus mampu untuk diolah dengan efektif dan efisien sehingga dapat menghasilkan pengetahuan yang dibutuhkan. Untuk mengatasi masalah tersebut, optimasi terhadap proses komputasi ini terus dilakukan, salah satunya adalah menemukan algoritma yang mampu mengolah data dengan lebih cepat.

METODE
Dalam penelitian tersebut memakai metode Algoritma Grover dengan menggunakan composer Quantum Experience IBM

ANALISA
Hasil dari penelitian menyatakan bahwa dalam melakukan percobaan menggunakan algoritma pencarian grover bahkan pada worstcase (untuk n=4), hanya dilakukan dalam satu langkah saja dan hasil akan ditemukan. Berbanding terbalik jika percobaan dilakukan hingga 1024 kali, hasil tidak akan tepat 100% tetapi hanya 90%.
Lalu dalam pengunaan algoritma kuantum yang sebenarnya, daftar pencarian akan bernilai lebih dari empat item. Pada hal ini, algoritma mengulangi tiga kali operasi kuantum dan menggeser sistem menuju state yang diinginlan setiap kali melewati loop.
Untuk daftar N item, algoritma hanya memerlukan akar kuadrat dari langkah N dibandingkan metode sequensialnya yang membutuhkan rata-rata N/2 langkah dari pencarian. Karena itu komputer kuantum dapat melakukan pencarian pada buku telepon dalam satu juta nama dengan 1000 kali iterasi dibandingkan harus mencari 500.000 kali.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan : Kelebihan menggunakan algoritma kuantum yaitu algoritma grover adalah jika melakukan pencarian dalam sebuah percobaan akan lebih cepat didapatkan hasilnya dibandingkan harus mencoba beberapa kali.
Kekurangan : Kekurangan justru ditunjukkan pada algoritma sekuensial dimana pada percobaan worstcase adalah harus dilakukan iterasi sebanyak n kasus, dalam hal ini 4 kali percobaan. Jika dibandingkan dengan algoritma grover, pencarian hanya dilakukan dalam satu langkah saja (satu kali percobaan).

KESIMPULAN       
Menggunakan algoritma kuantum seperti algoritma grover dapat menghemat waktu dalam pemecahan permasalahan pencarian karena akan lebih cepat mendapatkan hasil dalam sebuah percobaan. Jika ingin melakukan pencarian berulang kali untuk memastikan hasil percobaan yang didapatkan tepat, bisa menggunakan algoritma sekuensial. Dimana pada proses pencarian sebuah percobaan, dilakukan pencarian secara berulang sesuai dengan jumlah yang diminta.

Sumber Jurnal :