Algoritma
Grover
Judul Jurnal :
Optimasi Komputasi menggunakan
Algoritma Quantum Grover dan Keunggulannya
dalam Pemecahan Permasalahan
Pencarian
LATAR BELAKANG
Komputer merupakan alat bantu yang
dipakai unutk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Menurut
KBBI, komputer berarti [n] alat elektronik otomatis yang dapat menghitung atau
mengolah data secara cermat menurut yg diinstruksikan, dan memberikan hasil
pengolahan, serta dapat menjalankan sistem multimedia (film, musik, televisi,
faksimile, dsb), biasanya terdiri atas unit pemasukan, unit pengeluaran, unit
penyimpanan, serta unit pengontrolan. Kata komputer semula dipergunakan untuk
memggambarkan seseorang yangpekerjanannya melaukan perhitugnan aritkmatika,
namun di kemudian hari arti kata ini bergeser menjadi suatu nama mesin
tersendiri. Penggunaannya komputer kini sudah semakin meluas dan telah menjadi
bagian integral dari kehidupan manusia. Komputer digunakan untuk mencari nilai
data pada database suatu perguruan tinggi, juga digunakan untuk memprediksi
keadaan cuaca yang akan datang. Semua permasalahan ini hadir dengan data
terkait yang harus di olah dan dijadikan suatu output yang dapat dipahami
maknanya. Kini permasalahannya adalah data yang terkumpul demikian banyak. Data
yang banyak tersebut harus mampu untuk diolah dengan efektif dan efisien
sehingga dapat menghasilkan pengetahuan yang dibutuhkan. Untuk mengatasi
masalah tersebut, optimasi terhadap proses komputasi ini terus dilakukan, salah
satunya adalah menemukan algoritma yang mampu mengolah data dengan lebih cepat.
METODE
Dalam penelitian tersebut memakai
metode Algoritma Grover dengan menggunakan composer Quantum Experience IBM
ANALISA
Hasil dari penelitian menyatakan
bahwa dalam melakukan percobaan menggunakan algoritma pencarian grover bahkan
pada worstcase (untuk n=4), hanya dilakukan dalam satu langkah saja dan hasil
akan ditemukan. Berbanding terbalik jika percobaan dilakukan hingga 1024 kali,
hasil tidak akan tepat 100% tetapi hanya 90%.
Lalu dalam pengunaan algoritma
kuantum yang sebenarnya, daftar pencarian akan bernilai lebih dari empat item.
Pada hal ini, algoritma mengulangi tiga kali operasi kuantum dan menggeser
sistem menuju state yang diinginlan setiap kali melewati loop.
Untuk daftar N item, algoritma
hanya memerlukan akar kuadrat dari langkah N dibandingkan metode
sequensialnya yang membutuhkan rata-rata N/2 langkah dari pencarian. Karena itu
komputer kuantum dapat melakukan pencarian pada buku telepon dalam satu juta
nama dengan 1000 kali iterasi dibandingkan harus mencari 500.000 kali.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan : Kelebihan
menggunakan algoritma kuantum yaitu algoritma grover adalah jika melakukan
pencarian dalam sebuah percobaan akan lebih cepat didapatkan hasilnya
dibandingkan harus mencoba beberapa kali.
Kekurangan : Kekurangan justru
ditunjukkan pada algoritma sekuensial dimana pada percobaan worstcase adalah
harus dilakukan iterasi sebanyak n kasus, dalam hal ini 4 kali percobaan. Jika
dibandingkan dengan algoritma grover, pencarian hanya dilakukan dalam satu
langkah saja (satu kali percobaan).
KESIMPULAN
Menggunakan algoritma kuantum
seperti algoritma grover dapat menghemat waktu dalam pemecahan permasalahan
pencarian karena akan lebih cepat mendapatkan hasil dalam sebuah percobaan.
Jika ingin melakukan pencarian berulang kali untuk memastikan hasil percobaan
yang didapatkan tepat, bisa menggunakan algoritma sekuensial. Dimana pada
proses pencarian sebuah percobaan, dilakukan pencarian secara berulang sesuai
dengan jumlah yang diminta.
Sumber Jurnal :
No comments:
Post a Comment